Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Daya Saing IKM

Pada Tahun Anggaran 2022, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) baik Fisik dan Non Fisik untuk Bidang Industri Kecil dan Menengah dengan Sasaran Sentra Industri Olahan Singkong Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo.Untuk DAK Non Fisik terbagi menjadi 4 (empat) kegiatan dan 13 (tiga belas) sub kegiatan, yaitu Peningkatan SDM dan Daya Saing IKM, Pengembangan Kemitraan IKM, Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kelembagaan Sentra IKM, serta Pelatihan dan Kemitraan Berorientasi Ekspor. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang berkesinambungan untuk menguatkan kelembagaan sentra industri olahan singkong.

Hari Selasa, 15 Maret 2022 adalah kegiatan pembuka dari rangkaian kegiatan DAK Non Fisik tersebut yang dimulai dengan 2 kegiatan pelatihan Peningkatan SDM dan Daya Saing IKM, yaitu Pelatihan pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha serta Pelatihan Teknis Produksi dan Standarisasi Produk yang dilaksanakan selama total 11 hari pelatihan.Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Salatiga, Yulianto SE,MM dan ditandai dengan penyematan tanda peserta.

Kedua Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan kemampuan wirausaha IKM dalam mengelola bisnis/usahanya, baik yang terkait dengan manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi, manajemen pemasaran dan hal-hal yang terkait dengan kewirausahaan dan Memberikan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan para anggota sentra IKM dalam melaksanakan proses produksi secara baik dan benar dan memahami persyaratan-persyaratan standar produk yang berlaku pada komoditi olahan Singkong.

Peserta pelatihan adalah para pelaku usaha yang berada dalam sentra Industri Olahan Singkong sejumlah 20 orang peserta per kegiatan. Peserta harus memiliki NIB, atau menyatakan bersedia membuat NIB setelah pelatihan berakhir, berpendidikan minimal SMP, berusia antara 17 s/d 50 tahun.

Penyelenggaraan Pelatihan bekerjasama dengan PT. Gyan Kreatif Indonesia (Naruna) dengan direktur Bp. Roy Wibisono yang merupakan pemenang dari proses pemilihan penyedia pengadaan langsung melalui SPSE (Pengadaan Secara Elektronik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *